SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

Minggu, 09 Agustus 2015

Apa itu Senam Yoga?

Kata “yoga” berasal dari bahasa Sansekerta, yang
mengandung makna sebagai sebuah aktivitas di mana
seseorang harus memusatkan seluruh pikiran agar dapat
mengendalikan panca inderanya. Hal ini berarti bahwa kita
harus mampu mengontrol, mengatur, dan berkonsentrasi
penuh sehingga dapat menciptakan keselarasan serta
keseimbangan antara pikiran, jiwa, dan tubuh.
Senam yoga telah dipraktikkan sejak 4000 tahun yang lalu.
Orang-orang Barat sudah mulai mengenal latihan ini sejak 30
tahun terakhir. Mereka mulai merasakan manfaat besar dari
berlatih yoga, yakni mencapai fleksibilitas dan mengurangi
stress. Saat ini, ada jutaan orang Amerika yang sudah menuai
manfaat yoga. Itu sebabnya perkembangan yoga di Amerika
tak bisa disebut sebagai tren semata. Gairah orang Amerika
untuk beryoga sudah lebih dari sekedar kebutuhan untuk
berlatih atau kesehatan fisik, tapi sudah menjadi bagian dari
gaya hidup. Selain yoga centers yang sudah menyebar hampir
di seluruh pelosok negeri, kelengkapan pendukung latihan pun
turut tumbuh menyertainya, seperti kaus, celana, matras yoga,
atau alat bantu lainnya yang kerap dipakai dalam latihan fisik.
Asosiasi-asosiasi yoga dari berbagai aliran, seperti lyengar
Yoga, Ashtanga Yoga, dan sebagamya dibentuk di hampir
setiap negara bagian. Dan, least but not last, adalah adanya
International Yoga Alliance (IYA) yang dikreasi oleh orang-
orang Amerika. Hampir mirip seperti Perserikatan Bangsa-
bangsa, organisasi ini seolah ingin menjadi paying bagi seluruh
aliran dan tradisi yoga yang ada di muka bumi. Mereka
membuat standard an ketentuan, seperti kurikulum dalam
menyelenggarakan pelatihan bagi para yogi (teacher training).
Harus diakui, orang Amerika sangat piawai dalam membuat
sistematika, mengemas, kemudian “memasarkannya” yoga.
Meskipun sebenarnya kita semua tahu bahwa yoga berasal
dari India, ribuan kilometer di seberang benua Amerika.
Di Indonesia sendiri, senam yoga mulai dikenal tahun 90-an.
Perkembangan yoga di Indonesia, khususnya Jakarta, dimulai
ketika terjadi krisis ekonomi vang terjadi pada pertengahan
tahun 90-an, membuat banyak dampak dalam masyarakat, di
antaranya stress. Mereka yang dilanda stress itu mulai
menyadari bahwa pengobatan medis tak cukup ampuh
mengobati penyakit yang sumbernya dari psikis atau mental.
Mereka lantas mulai berpaling pada upaya penyembuhan
alami, diantaranya beryoga. Hal lain yang menjadi vitamin
perkembangan yoga adalah kebiasaan yang dibawa anak-anak
Indonesia yang pernah belajar di luar negeri, khususnya
Amerika Serikat. Anak-anak yang berasal dari keluarga A+,
atau kelompok paling atas dari menengah-atas, yang ketika
sekolah atau tinggal di Amerika sudah mengenal dan berlatih
yoga, kemudian merasakan manfaatnya. Mereka lantas
meneruskan kebiasaan tersebut sekembalinya ke tanah air.
Selain mereka, banyak juga orang Indonesia, yang walaupun
tidak ke Amerika, tapi cukup terbuka pada perkembangan gaya
hidup mondial, turut menjadi amunisi ampuh bagi ledakan
yoga di kota-kota besar Indonesia.
Dalam delapan tahun terakhir ini, perkembangan tempat untuk
berlatih yoga atau yoga center di Indonesia, Jakarta
khususnya, meningkat dengan pesat. Animo dan
kegandrungan masyarakat Jakarta yang berpenduduk
sembilan juta lebih ini untuk beryoga menunjukkan grafik yang
meningkat. Pemberitaan dan publikasi yoga di media, baik
cetak maupun elektronik, seperti terus mengalir tiada henti.
Sejak tahun 2008, Bali Spirit Festival menjadi pionir dalam
menyelenggarakan festival yoga di Indonesia berskala
internasional. Sementara di tahun 2010, Namaste Festival juga
mulai diadakan di Jakarta. Meskipun memiliki kemasan
berbeda, namun keduanya memiliki benang merah yang sama,
yakni mempopulerkan yoga sebagai sebuah gaya hidup bagi
masyarakat Indonesia.
Hal-hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Senam
Yoga
Setiap orang memiliki energi atau aliran panas yang berasal
dari dalam tubuh. Dengan senam yoga, kita akan belajar
bagaimana cara mengarahkan energi tersebut kepada sesuatu
yang bersifat konstruktif.
Sebagai olah seni dan jiwa, yoga mengombinasikan
pengendalian pikiran, pernapasan, dengan latihan fisik.
Gerakannya cenderung halus dan tidak terburu-buru. Dalam
latihan yoga, setiap postur yang diajarkan memiliki arti yang
berbeda—entah itu arti untuk tubuh atau pikiran. Postur duduk,
misalnya, dimaknai sebagai pose untuk relaksasi. Sementara
postur berdiri, dimaknai sebagai cara untuk
membangkitkan energi.
Berbeda dengan aktivitas fisik lainnya, senam yoga memiliki
dua macam disiplin praktik, yakni gerak dan diam. Disiplin
gerak bermanfaat untuk menguatkan fisik, menghilangkan
kekakuan sendi dan otot, serta mengontrol kesehatan saraf
dan kelenjar tubuh. Sementara disiplin diam akan mengajarkan
kita cara untuk fokus memusatkan konsentrasi. Manfaat yang
dirasakan adalah dapat lebih mengontrol emosi serta
meningkatkan daya ingat .
Proses Yoga
Banyak yang masih beranggapan bahwa senam yoga
hanyalah sekadar meregangkan otot semata. Padahal,
meskipun peregangan otot memang dibutuhkan, namun yoga
sebenarnya berusaha menciptakan keselarasan dalam tubuh
melalui peningkatan fleksibilitas dan kekuatan otot. Hal ini
akan tercapai melalui berbagai pose atau postur yang
diajarkan dalam yoga. Masing-masing pose memiliki manfaat
fisiknya sendiri. Pose-pose yoga ini dapat dilakukan secara
dinamis dengan gerakan-gerakan yang dapat membuat energi
panas dalam tubuh meningkat dengan cepat (aliran vinyasa
yoga), atau dilakukan secara perlahan demi mencapai stamina
tubuh yang baik dan keseimbangan postur yang sempurna dari
setiap pose. Pose-pose dalam yoga pada dasarnya sama,
yang membuatnya tampak berbeda adalah cara sang yogi
(guru yoga laki-laki) atau yogini (guru yoga perempuan) dalam
mengajarkan muridnya, aliran yoga apa yang diusung oleh
sang guru.
Praktek Yoga
Seorang pengajar yoga seringkali akan berkaca langsung pada
latihan yoga tiap muridnya. Hal ini amatlah wajar karena
memang latihan dan pengalaman tiap individu dalam beryoga
akan memberi hasil yang berbeda-beda. Satu poin yang
menakjubkan soal yoga adalah latihan anda akan terus
berkembang dan berubah seiring dengan jam terbang anda
berlatih yoga. Itu sebabnya senam yoga tak pernah terasa
membosankan.
Ya, pose-pose yoga memang tidak banyak berubah, itu-itu
saja, tetapi hubungan anda dengan pose-pose tersebut akan
terus berkembang.
Jika dulu dalam pose tertentu keseimbangan anda masih
belum sempurna, mungkin setelah berlatih yoga lebih rutin,
otot-otot anda kian fleksibel sehingga tampilan postur tubuh
anda semakin terlihat indah kala melakukan pose yang dulu
terlihat kaku itu. Hal Inilah yang akan menyemangati anda
untuk terus berlatih yoga, the noncompetitive spirit of yoga.
Semangat itu juga akan membawa anda untuk melepas ego,
bahwa tak ada yang lebih benar dari yang lainnya. Tiap orang
hanya berusaha untuk melakukan apa yang mereka bisa
semaksimal mungkin.
Itu sebabnya, setiap orang bisa berlatih yoga.
Pilih Jenis Senam Yoga Anda
Yoga memiliki banyak gaya dan aliran yang berbeda. Jika
anda adalah seorang pemula yang ingin mulai beryoga, ada
baiknya bila memilih aliran yoga yang sesuai dengan
kebutuhan anda. Bila anda pernah mencoba yoga tertentu dan
merasa tidak cocok dengan model yoga tersebut, jangan kapok
untuk mencoba gaya yoga lainnya.
Pasti ada yang cocok dan sesuai dengan anda! Jangan lupa,
tak perlu memaksakan diri untuk menguasai aliran tertentu.
Karena kemampuan tubuh setiap individu itu berbeda.
Tak ada yang salah atau benar dalam yoga, semua selalu
disesuaikan dengan kemampuan tubuh dan kondisi masing-
masing orang.
1. Bikram Yoga
Diperkenalkan oleh Bikram Choudory. Salah satu aspek bikram
yoga adalah dilakukan dalam ruangan tertutup bersuhu tinggi,
antara 32-42°C, dengan tingkat kelembapan tertentu.
INTI LATIHAN: ruang kelas bersuhu tinggi, durasi latihan 90
menit—45 menit pose-pose berdiri, 45 menit setelahnya
melakukan pose-pose di lantai. Terdiri dari dua latihan
pernapasan, 26 latihan gerakan, dan pose-pose relaksasi.
MANFAAT: Dapat membuat anda jadi lebih peka dan mudah
berkonsentrasi. Suhu ruang dapat membantu tubuh lebih cepat
mengeluarkan racun-racun yang ada sehingga dapat
membuang stress. Bagi sebagian orang, bikram yoga menjadi
cara untuk menurunkan berat badan .
2. Prenatal Yoga
Jenis senam yoga yang diperuntukkan bagi ibu hamil. Terdiri
dari beberapa kategori disesuaikan dengan umur kehamilan
sang ibu.
INTI LATIHAN: Deep breath and movement. Proses bernapas
yang dilakukan dengan kesadaran penuh akan membantu ibu
dapat menjalani proses melahirkan.
MANFAAT: Membangkitkan kesadaran sang ibu akan kondisi
tubuh dan janinnya. Dapat membantu ibu agar lebih rileks
menghadapi kondisi kehamilannya.
3. Vinyasa
Dikenal dengan nama flow yoga. Inilah jenis senam yoga bagi
anda yang gemar dengan gerakan-gerakan ritmis dan dinamis.
Gerakan vinyasa yoga mirip seperti layaknya saat kita sedang
berdansa.

INTI LATIHAN: Keep moving and flow. Komponen utama yang
menjadi jantung dari gerakan yoga ini adalah pernapasan.
Semua gerakan yoga dilakukan secara perlahan dan selaras
dengan proses bernapas kita.
MANFAAT: Menyelaraskan tubuh dengan kekuatan napas yang
dimiliki.
4. Hatha Yoga
Salah satu cabang yoga adalah Hatha Yoga. Hatha yoga
menekankan pada teknik asana (postur), pranayama (olah
nafas), bandha (kuncian) serta mudra (gestur). Hatha yoga
dapat menjadi pilihan yang tepat bagi para pemula.
INTI LATIHAN: Hatha yoga meliputi latihan fisik yang ringan,
melibatkan setiap sendi pada tubuh dalam gerakan yang
memperkuat, melonggarkan, dan menyeimbangkan setiap
anggota tubuh.
MANFAAT: Berlatih secara rutin membantu anda
menyeimbangkan pikiran dan tubuh, meningkatkan
pengalaman spiritual, meningkatkan kesehatan, serta
mengurangi stress.
5. Ashtanga Yoga
Jenis senam yoga ini pertama kali dikembangkan oleh Sri K.
Pattabhi Jois. Ashtanga terinspirasi dari vinyasa yoga,, itu
sebabnya gerakan ashtanga bersifat aerobik.
INTI LATIHAN: Menekankan pada latihan fisik dan sinkronisasi
dengan napas. Gerakannya dilakukan secara progresif, tanpa
jeda, dengan serangkaian pose yoga yang dapat membuat
anda berkeringat.
MANFAAT: Meningkatkan sirkulasi darah dan stamina tubuh,
menurunkan berat badan, serta memperkuat otot. Latihan ini
tergolong halus dan tanpa jeda.
6. Iyengar Yoga
Dikembangkan oleh BKS. Jenis senam yoga ini mengutamakan
pada kekuatan dan daya tahan. Faktor lain yang membedakan
iyengar dengan jenis yoga lain adalah penggunaan alat bantu
seperti tali, bantal, dan blok.
INTI LATIHAN: Menitikberatkan pada keselarasan pose-pose
tubuh. Bergerak perlahan dengan fokus pada posisi tubuh,
termasuk tumit dan jari. Pose yang dilakukan harus benar dan
dapat dibantu dengan beberapa alat bantu. Cocok untuk segala
jenis usia.
MANFAAT: Dapat dipakai sebagai salah satu bentuk terapi
menyembuhkan penyakit tertentu, misalnya insomnia dan
migren. Dapat pula meningkatkan keselarasan antara proses
bernapas dengan berkegiatan, meningkatkan konsentrasi,
fleksibilitas, dan daya tahan tubuh.
7. Kundauni Yoga
Dikenal juga sebagai jenis yoga of awareness (yoga untuk
kesadaran). Jenis senam yoga ini menekankan pada aliran dan
pernapasan.
INTI LATIHAN: Breath of fire, yaitu melakukan pranayama
(teknik pernapasan) dengan cara bernapas cepat dan ritmis.
Selain melakukan pose-pose yoga, kundalini juga mencakup
latihan meditasi, latihan pernapasan, dan bernyanyi.
MANFAAT: Membangkitkan energi kundalini, di mana potensi
psikoenergetik akan memandu Anda mencapai peningkatan
spritual.
8. Power Yoga
Yoga ini merupakan pengembangan dari ashtanga yoga.
Penggagasnya adalah Beryl Bender Birch dan Kanye West dari
American Yoga Teachers. Sering juga disebut sebagai gym
yoga karena menggabungkan antara peregangan, latihan
kekuatan, dengan meditasi.
INTI LATIHAN: Menekankan pada kekuatan dan fleksibilitas.
MANFAAT: Meningkatkan kekuatan otot dan fleksibilitas
9. Ishta Yoga
Ishta yoga merupakan kombinasi yoga klasik dan
kontemporer, yaitu hatha, tantra, dan ayurveda (ISHTA,
kependekan dari Integrated Science of Hatha, Tantra, and
Ayurveda).
INTI LATIHAN: Tiap kelas biasanya memiliki tema, misalnya
untuk menyeimbangkan cakra, memperkuat fisik,
menenangkan pikiran dan perasaan.
MANFAAT: Menstabilkan fisik dan mental sesuai dengan
kondisi tubuh dan kepribadian masing-masing orang.


Hilangkan keriput dengan senam yoga khusus wajah

Sebuah tren terbaru anti-penuaan, tawarkan alternatif
bagi yang ingin mempertahankan kecantikan kulit tanpa jarum
suntik atau bedah: yoga wajah. Yoga wajah merupakan
serangkaian latihan untuk merilekskan otot wajah sehingga dapat
mencegah kulit keriput lebih cepat.
Pakar yoga Annelise Hagen mengatakan, melakukan gerakan yoga
wajah secara rutin mampu membalikkan efek penuaan kulit akibat
kebiasaan buruk seperti meringis dan cemberut. Ingin memperoleh
efek facelift secara alami? Simak beberapa gerakannya, seperti
dikutip Total Beauty:
Wajah terkejut
Cara: Pelototkan mata seluas yang Anda bisa, tahan hingga mata
terasa tak nyaman dan mulai berair.
Hagen mengatakan ekspresi ini membuat otot-otot sekitar mata
dan dahi bekerja, serta menghapus efek negatif cemberut dengan
tindakan berlawanan.

Jumat, 15 Agustus 2014

Tempat Latihan Yoga di Jakarta

Bagi Anda yang tinggal di kawasan Jakarta dan sekitarnya, jika ingin berlatih senam Yoga, bisa menghubungi salah satu alamat Tempat Latihan Yoga di Jakarta . Di dalam daftar di link tersebut ada banyak alamat lengkapnya. Semoga ini cukup membantu Anda.

Alamat link-nya adalah : http://www.streetdirectory.co.id/businessfinder/indonesia/jakarta/company/2778/Yoga/

Kamis, 14 Agustus 2014

Mengecilkan Perut dengan Senam Yoga

Memiliki tubuh yang ideal dengan perut yang kecil atau rata, tentunya menjadi dambaan banyak orang di dunia ini. Dengan perut yang kecil dan rata, Anda tidak perlu lagi khawatir dengan jenis pakaian yang ingin Anda kenakan, karena bentuk tubuh Anda yang terlihat bugar dan proporsional.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengecilkan perut, mulai dari upaya sedot lemak hingga melakukan beberapa gerakan senam mengecilkan perut yang mudah dilakukan secara rutin dan teratur. Senam yang beredar pun ada beragam jenisnya.
Yang paling efektif, aman dan cepat untuk dipraktikkan adalah jenis senam yoga. Yoga dipilih karena selain berguna untuk membakar lemak beserta lipatan-lipatannya, yoga juga berfungsi untuk merilekskan tubuh dan melatih daya konsentrasi.
Gerakan senam mengecilkan perut melalui yoga hanya terdiri dari 3 macam saja. Sangat praktis diingat dan mudah dilakukan di rumah Anda. Gerakan yang pertama adalah dengan memposisikan tubuh dalam keadaan terlentang.
Letakkan kedua tangan di belakang kepala, lalu angkat kedua kaki ke arah atas dengan posisi lurus secara perlahan. Angkatlah kaki dan kepala bersamaan sehingga kepala akhirnya mendekati posisi kaki yang lurus, tarik nafas, kemudian keluarkan nafas secara perlahan bersamaan dengan gerakan menurunkan kepala dan kaki.
Ulangi gerakan 8 sampai 10 kali. Gerakan kedua dilakukan dengan posisi berdiri. Posisikan salah satu kaki di depan, tekuk, dan tarik ke belakang kaki yang lain dalam posisi lurus. Kemudian letakkan tangan ke arah belakang, kaitkan, lalu tarik tangan perlahan ke belakang. Arahkan pandangan menuju atas, lalu secara perlahan tarik tubuh ke arah atas hingga perut juga terasa tertarik, tahan selama satu menit, ulangi gerakan.
Kemudian yang terakhir adalah dengan posisi duduk, meluruskan kedua kaki, lalu coba untuk mencium lutut semaksimal mungkin. Tahan gerakan selama 1 menit, dan lakukan berulang.
Selain melakukan gerakan senam mengecilkan perut dengan rutin, jangan lupa untuk selalu menjaga pola makan untuk mempertahankan bentuk perut. Hindarilah makanan yang mengandung kadar minyak tinggi seperti misalnya goreng-gorengan. Jenis makanan ini mengandung minyak dan lemak yang paling mudah menumpuk di bagian perut.
Kemudian kurangilah konsumsi karbohidrat, gantilah dengan makanan tinggi protein seperti konsumsi ikan laut atau daging merah, dan perbanyak sayur sehingga pembakaran kalori dapat tetap berlangsung. Yang terakhir adalah mengkonsumsi kopi secara rutin tapi tidak berlebihan. Kadar kafein yang ada pada kopi berguna untuk membakar kalori, sehingga bermanfaat untuk mengecilkan perut.

Kamis, 08 November 2012

Privat Senam Yoga



Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti:
- Kebugaran jiwa-raga
- Menjaga kesehatan
- Penyembuhan penyakit
- Detoxifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh)
- Menjaga bentuk tubuh tetap ideal
- Melenturkan otot
- Membetulkan posisi anatomi dan postur tubuh 
- Menurunkan berat badan
- dll

Sekedar informasi, bagi Anda yang ingin belajar dan mengetahui lebih lanjut tentang Yoga
bisa datang ke Sangam Resto di jl. Pandega Martha Yogyakarta (utara UGM)
Informasi : 0821 4007 9143



Rabu, 07 November 2012

Supaya Tidak Cedera Pada Senam Yoga

Asana yoga bisa dilakukan berpasangan, pastikan gerakan dilakukan dengan benar, jika tidak Anda bisa cedera.
Asana (posisi yoga) bukanlah obat mujarab untuk semua penyakit. Bahkan, jika Anda melakukannya dengan ego atau obsesi, akan berakhir dengan masalah.

Yoga adalah terori dan praktik dari sistem kesehatan menyeluruh (holistik) yang terbentuk dari kebudayaan India kuno sejak 3000 SM lalu. Praktik Yoga menitikberatkan pada penyatuan pikiran, tubuh dan jiwa, serta membangkitkan koneksi antara manusia dan lingkungannya.


Bicara kebutuhan, tubuh butuh sehat. Sehat itu tidak hanya tidak adanya penyakit dalam tubuh, tetapi berfungsinya organ dalam tubuh semestinya/normal. Dalam yoga, setiap gerakan memiliki efek terapi atau fungsi dan manfaat masing-masing untuk organ tubuh kita. Sementara untuk pikiran butuhnya tenang, tidak nggamblyar ke mana-mana (konsentrasi)



Penelitian membuktikan bahwa Yoga sangat efektif untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosi. Steffany Haaz, MFA, CMA, dari John Hopkins University, menyatakan Yoga dapat meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, memperpanjang napas, dan menciptakan keseimbangan. Selain itu, Yoga pun dapat membangun pikiran positif dan menekan perasaan-perasaan negatif (misalnya, perasaan khawatir dan agresif).

Peneliti di Amerika membuktikan, latihan yoga teratur dapat memulihkan kondisi tulang belakang yang tidak normal. Terhadap 101 responden yang menderita penyakit tulang belakang akut, ditemukan fakta kondisi mereka berangsur membaik setelah mengikuti terapi yoga teratur selama 12 minggu. Meskipun tingkat kesembuhannya bervariasi sesuai dengan rutinitas latihan masing-masing orang, namun latihan yoga terbukti memberikan hasil yang lebih cepat dibanding metode terapi lainnya. Menurut kepala proyek penelitian ini, Dr. Karen J. Sherman, “Dampak penyembuhan itu sangat dimungkinkan karena latihan yoga tidak hanya mengutamakan unsur fisik semata, namun juga melibatkan ketenangan batin dan pikiran. Namun, sebaiknya mereka membatasi diri pada gerakan-gerakan yang sederhana dan ringan saja. Tidak perlu melakukan gerakan yang sulit, karena dikuatirkan kondisi penyakitnya malah jadi semakin parah.”

Asana (posisi yoga) bukanlah obat mujarab untuk semua penyakit. Bahkan, jika Anda melakukannya dengan ego atau obsesi, akan berakhir dengan masalah.

Tetapi anda harus tahu, apabila latihan yoga tidak dilakukan dengan benar dan tidak dibawah pengawasan seorang instruktur yoga yang baik, cedera mengintai anda...
Cedera dapat terjadi disebabkan beberapa alasan. Salah satunya adalah melakukan gerakan repetisi dengan salah.Gerak dan pose yoga harus dilakukan secara lambat, halus dan dengan tidak tergesa- gesa.  Gerakan yoga bukan gerakan untuk kompetisi atau memaksakan tubuh. Jangan memaksakan diri untuk meniru pose sulit yang dilakukan oleh instruktur yoga (yang telah bertahun-tahun berlatih) tanpa suatu proses atau pemanasan awal. Semuanya harus dengan suatu proses yang benar.
Dibawah ini, marilah kita simak beberapa macam cedera yang biasanya dialami oleh para praktisi.
  • Cedera Lutut – dapat terjadi karena “overstretching”, sehingga ligamen (cartilage) tertarik dan sobek. Bisa terjadi pada pose Lotus (padmasana) yang dilakukan tanpa pemanasan dan stretching awal.
  • Pinggang bawah (lower back) dan bahu (shoulders) – pinggang bagian bawah terasa sakit diakibatkan oleh otot tendon dan ligamen yang overstretching. Anda harus extra hati-hati pada penampang pada tulang belakang, yang biasanya terjadi cedera sewaktu melakukan pose forward bend twist dengan tidak benar.
  • Pergelangan tangan (wrists) – pose downward facing dog (adho mukha svanasana), pose crane(bakasana) dan hand stand (Adho Mukha Vrksasana) memberikan tekanan yang amat besar pada pergelangan tangan. Hal ini menyebabkan rentan terjadinya keseleo apabila dilakukan terus menerus (dengan waktu yang lama) dan dengan posisi yang kurang benar. Bagi penderita CTS (carpal tunnel syndrome) sudah pasti harus menghindari posisi yang menggunakan pergelangan tangan à CTS adalah kondisi medis dimana syaraf di bagian lengan dan tangan terkompresi diakibatkan oleh penggunaan tangan.
  • Leher (neck) – pastikan leher dalam keadaan relax dengan posisi otot memanjang sebelum melakukan pose plough (halasana) dan shoulder stand (Salamba Sarvangasana).

Illustrasi diatas bukannya untuk menakuti anda untuk berlatih yoga. Karena sebetulnya latihan yoga akan memberikan keuntungan yang luar biasa kepada tubuh, kesehatan dan perkembangan diri. Tetapi ingat dengarkan tubuh anda dan jangan  memaksakan kehendak melakukan posisi  sulit tanpa mengetahui “alignment” yang benar dan tanpa di advis oleh guru/instruktur yoga yang kompeten.


Gerakan yoga juga membutuhkan konsentrasi agar harmonisasi tubuh, pikiran, dan jiwa, bisa maksimal. Tubuh akan berada dalam kondisi ideal jika harmonisasi berjalan sempurna. Yoga juga jangan dianggap rutinitas yang hanya membuat Anda tertekan. Karena itu, dimana pun Anda melakukan yoga, sebaiknya Anda memperhatikan faktor berikut ini:

Lakukan dengan benar
Erikar Lebang, praktisi yoga, mengatakan melakukan gerakan yoga yang benar artinya sesuai kaidah anatomi tubuh manusia. Asana Yoga, atau tingkatan ketiga dalam yoga yang paling mudah diaplikasikan pemula, berfungsi sempurna jika dilakukan dengan benar.

"Fokus Asana adalah alignment (kesejajaran) tubuh atau menempatkan sesuatu pada posisi yang tepat," papar Erik, begitu sapaannya, dalam talkshow "Healthy Relationship" di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dengan melakukan gerakan yoga secara tepat dan benar, fungsi atau manfaat akan efektif mengena pada fisik dan kesehatan Anda. Gerakan yoga bisa membantu sistem pernafasan, akan terasa manfaatnya jika gerakan dilakukan dengan benar.

Ikuti kelas yoga
Meski yoga bisa dipraktekkan sendiri, Anda perlu mempelajarinya lebih dahulu dengan bantuan personal trainer. Dalam melakukan gerakan yoga, Anda tak bisa sekadar mencapai posisi atau gerakan tertentu. Anda butuh pelatih yang mengawasi apakah gerakan sudah dilakukan dengan tepat dan benar. Jika tidak dilakukan dengan tepat, risikonya cedera. Menurut Erik, yoga termasuk aktivitas fisik yang paling sering menyebabkan cedera. Cari kelas yoga yang tidak terlalu banyak pesertanya. Maksimal 20 hingga 30 orang dengan bantuan asisten yang cukup untuk membantu Anda melakukan gerakan yang benar.

Pelatih yang tepat
Jika Anda termasuk pemula, dan memutuskan mengikuti kelas yoga, pastikan Anda memilih pelatih yang benar. Cari pelatih yang memberikan perhatian penuh terhadap gerakan Anda. Dengan begitu, Anda bisa mempelajari gerakan yoga dengan tepat. Untuk menemukan pelatih yang tepat, cari referensi bacaan tentang gerakan yoga, dan perhatikan bagaimana si pelatih mempraktekkannya. Caranya, Anda perlu melakukan survei kecil-kecilan sebelum memutuskan menyewa pelatih.
Gunakan alat bantu
Menurut Erik, Asana Yoga bukan hanya bisa dilakukan oleh orang dengan fleksibilitas tubuh tinggi. Karakter khas yoga adalah pengenalan diri, jadi tak perlu memaksakan diri untuk mencapai gerakan tertentu jika tubuh Anda tak cukup lentur. Anda bisa menggunakan alat bantu, misalkan kursi atau bantal (sesuai kebutuhan gerakannya). Menggunakan alat bantu tak lantas membuat gerakan tidak sempurna. Fokusnya adalah melakukan gerakan yang tepat dan benar.

Perhatikan durasi waktu
Jika bicara waktu, pelaku yoga yang baik adalah yang menganggap yoga sebagai gaya hidup dan kebutuhan, bukan sekadar rutinitas yang membebankan. Erik bahkan mengatakan melakukan yoga seperti memberikan hak atas tubuh untuk manfaat yang positif. Asana Yoga misalnya, bisa dilakukan dua jam di pagi hari, dan dua jam di sore hari. Atau bisa juga melakukannya di dalam kelas tiga kali seminggu, selama 1 - 1,5 jam per sesinya.
Setiap melakukan pose pada gerakan yoga, perhatikan juga durasi waktunya. Lakukan setiap pose minimal 30 detik untuk mendapatkan manfaat maksimal. Tentu saja durasi ini bergantung kepada kemampuan tubuh seseorang.
Namun Erik menegaskan, tubuh memiliki kecenderungan untuk menyerah setiap waktu. Jadi yakinkan, jika perlu paksakan tubuh untuk mencapai durasi waktu tersebut untuk melakukan gerakan sempurna dan benar.

Jeda waktu makanSeperti olahraga pada umumnya, jangan makan berat sebelum yoga. Perut yang tidak penuh dengan makanan akan memudahkan Anda melakukan gerakan dan mengatur pernafasan diafragma antara otot dada dan otot perut. Makanlah sekitar 2 jam sebelum melakukan yoga. Dan, jangan kalap segera menyantap makanan setelah yoga. Beri jeda 30 menit setelah yoga dan isi perut Anda dengan makanan sehat. Percuma saja tubuh bugar jika tidak didukung asupan makanan sehat.




Anda mungkin sering mendengar tentang manfaat yoga, tapi beberapa pose dari olahraga ini bisa menimbulkan cedera jika tidak dilakukan secara hati-hati. Berikut ini adalah lima cara yang bisa Anda lakukan untuk menhindari cedera saat berlatih yoga.
#1: Tubuh dalam keadaan baik
Yoga sebenarnya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki keadaan tubuh baik dan prima, bukan sebagai latihan untuk menyembuhkan cedera pada tubuh. Jika Anda punya cedera sebelumnya, seperti patah tulang, sebaiknya konsultasikan pada dokter terlebih untuk memastikan Anda boleh berlatih yoga.
#2: Percayakan pada sang ahli
Beberapa pose dalam yoga punya risiko tertentu, karena itu saat berlatih yoga, sebaiknya Anda selalu diawasi oleh mereka yang ahli yoga. Terutama untuk Anda yang masih amatir, lebih baik ikut dalam kelas yoga, karena sang instruktur biasanya akan membantu Anda melakukan pose-pose tertentu sekaligus mengatur napas yang benar.
#3: Jangan memaksakan diri
Jangan pernah memaksakan tubuh Anda untuk melakukan postur atau pose tertentu. Semuanya harus dilakukan bertahap dan selalu awali dengan pose yang sesuai dengan kemampuan Anda.
#4: Buat diri Anda nyaman
Ingatlah bahwa inti dari berlatih yoga adalah untuk relaksasi, maka siapkan segala hal yang dapat membuat Anda terasa nyaman. Selalu berlatih yoga tanpa alas kaki adalah kewajiban, selain itu gunakan busana olahraga yang nyaman, lembut, dan berbahan natural agar kulit mudah bernapas.
#5: Gunakan properti
Tidak ada salahnya menggunakan properti sebagai alat bantu Anda dalam berlatih yoga. Misalnya menggunakan balok atau kursi saat melakukan pose tertentu, apalagi jika Anda memiliki bagian pergelangan tangan yang lemah.

Senam Yoga Cukup 30 Menit Saja!


Latihan yoga hanya membutuhkan Anda 30 menit setiap hari. Siapkan tikar atau selimut untuk sesi latihanYoga, dan ruang olahraga kecil.
Anda mungkin akan terkejut ketika mengetahui bahwa tubuh Anda sebenarnya bisa melakukan hal yang tidak Anda pikirkan sebelumnya. Ambil berbagai Pose Yoga yang dapat membantu mencapai kesadaran diri, keseimbangan, dan kekuatan tingkat tinggi. Tujuh jenis utama dari gerakan tubuh Anda dapat membuat melalui latihan Yoga adalah fleksi, ekstensi, hiperekstensi, Abduksi, adduksi, rotasi, dan circumduction (sirkular-melingkar). Anda dapat melakukan kombinasi gerakan-gerakan ini untuk tubuh lebih kuat, lebih fleksibel, dan seimbang.
Yoga adalah salah satu cara yang baik untuk relaksasi. Hal ini dapat meringankan ketegangan di otot dan sendi tanpa mengalami kelelahan. Latihan Yoga juga dipercaya untuk membuat seorang terlihat lebih muda. Gerakan Yoga dasar yang terlibat dalam pose dan latihan akan memberikan kedamaian batin dan kesehatan.



Ini adalah beberapa hal yang perlu diingat sebelum melakukan Latihan Yoga:

  • Ketahui batas kemampuan tubuh Anda.
  • Jika Anda ingin menikmati kegiatan tersebut, jangan memaksakan diri terlalu keras. Ini juga bisa menghindari menyakiti diri sendiri dalam prosesnya.
  • Disarankan untuk memulai dengan guru sehingga Anda akan dipandu pada posisi yoga dasar. Jika itu tidak mungkin, buku, artikel di website atau video di Latihan Yoga dapat membantu Anda memulai yoga.
  • Berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mulai melakukan latihan, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.
Pose Asana Yoga biasanya mulai dalam bernapas perlahan dan dalam, pikiran Anda berkonsentrasi, dan membuat diri Anda fokus. Ingatlah bahwa gerakan tubuh dan pernapasan Anda harus dikoordinasikan hingga waktu yang mereka adalah satu dan sama. Napas Anda juga akan menjadi panduan Anda pada saat memulai atau menghentikan Latihan Yoga. Ketika melakukan pose, menahannya, dan hentikan itu, harus terus dilakukan dengan keanggunan dan rileks.