SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

SENAM YOGA UNTUK PEMULA

Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti: kebugaran jiwa-raga, menjaga kesehatan, dan penyembuhan penyakit.

Kamis, 08 November 2012

Privat Senam Yoga



Fungsi latihan disesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti:
- Kebugaran jiwa-raga
- Menjaga kesehatan
- Penyembuhan penyakit
- Detoxifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh)
- Menjaga bentuk tubuh tetap ideal
- Melenturkan otot
- Membetulkan posisi anatomi dan postur tubuh 
- Menurunkan berat badan
- dll


Biaya sekali pertemuan: Rp 150.000,- per Orang
(lama latihan maksimal 2 jam, bila anda meminta tambahan waktu maka akan dikenakan biaya Rp 50.000 per orang untuk setiap jam tambahan)

Guru datang sendiri ke tempat Anda

Hubungi 088802829984



we are :

Licence of Yogaprasad

Member of Ashtanga-Yoga

Rabu, 07 November 2012

Supaya Tidak Cedera Pada Senam Yoga

Asana yoga bisa dilakukan berpasangan, pastikan gerakan dilakukan dengan benar, jika tidak Anda bisa cedera.
Asana (posisi yoga) bukanlah obat mujarab untuk semua penyakit. Bahkan, jika Anda melakukannya dengan ego atau obsesi, akan berakhir dengan masalah.

Yoga adalah terori dan praktik dari sistem kesehatan menyeluruh (holistik) yang terbentuk dari kebudayaan India kuno sejak 3000 SM lalu. Praktik Yoga menitikberatkan pada penyatuan pikiran, tubuh dan jiwa, serta membangkitkan koneksi antara manusia dan lingkungannya.


Bicara kebutuhan, tubuh butuh sehat. Sehat itu tidak hanya tidak adanya penyakit dalam tubuh, tetapi berfungsinya organ dalam tubuh semestinya/normal. Dalam yoga, setiap gerakan memiliki efek terapi atau fungsi dan manfaat masing-masing untuk organ tubuh kita. Sementara untuk pikiran butuhnya tenang, tidak nggamblyar ke mana-mana (konsentrasi)



Penelitian membuktikan bahwa Yoga sangat efektif untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosi. Steffany Haaz, MFA, CMA, dari John Hopkins University, menyatakan Yoga dapat meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, memperpanjang napas, dan menciptakan keseimbangan. Selain itu, Yoga pun dapat membangun pikiran positif dan menekan perasaan-perasaan negatif (misalnya, perasaan khawatir dan agresif).

Peneliti di Amerika membuktikan, latihan yoga teratur dapat memulihkan kondisi tulang belakang yang tidak normal. Terhadap 101 responden yang menderita penyakit tulang belakang akut, ditemukan fakta kondisi mereka berangsur membaik setelah mengikuti terapi yoga teratur selama 12 minggu. Meskipun tingkat kesembuhannya bervariasi sesuai dengan rutinitas latihan masing-masing orang, namun latihan yoga terbukti memberikan hasil yang lebih cepat dibanding metode terapi lainnya. Menurut kepala proyek penelitian ini, Dr. Karen J. Sherman, “Dampak penyembuhan itu sangat dimungkinkan karena latihan yoga tidak hanya mengutamakan unsur fisik semata, namun juga melibatkan ketenangan batin dan pikiran. Namun, sebaiknya mereka membatasi diri pada gerakan-gerakan yang sederhana dan ringan saja. Tidak perlu melakukan gerakan yang sulit, karena dikuatirkan kondisi penyakitnya malah jadi semakin parah.”

Asana (posisi yoga) bukanlah obat mujarab untuk semua penyakit. Bahkan, jika Anda melakukannya dengan ego atau obsesi, akan berakhir dengan masalah.

Tetapi anda harus tahu, apabila latihan yoga tidak dilakukan dengan benar dan tidak dibawah pengawasan seorang instruktur yoga yang baik, cedera mengintai anda...
Cedera dapat terjadi disebabkan beberapa alasan. Salah satunya adalah melakukan gerakan repetisi dengan salah.Gerak dan pose yoga harus dilakukan secara lambat, halus dan dengan tidak tergesa- gesa.  Gerakan yoga bukan gerakan untuk kompetisi atau memaksakan tubuh. Jangan memaksakan diri untuk meniru pose sulit yang dilakukan oleh instruktur yoga (yang telah bertahun-tahun berlatih) tanpa suatu proses atau pemanasan awal. Semuanya harus dengan suatu proses yang benar.
Dibawah ini, marilah kita simak beberapa macam cedera yang biasanya dialami oleh para praktisi.
  • Cedera Lutut – dapat terjadi karena “overstretching”, sehingga ligamen (cartilage) tertarik dan sobek. Bisa terjadi pada pose Lotus (padmasana) yang dilakukan tanpa pemanasan dan stretching awal.
  • Pinggang bawah (lower back) dan bahu (shoulders) – pinggang bagian bawah terasa sakit diakibatkan oleh otot tendon dan ligamen yang overstretching. Anda harus extra hati-hati pada penampang pada tulang belakang, yang biasanya terjadi cedera sewaktu melakukan pose forward bend twist dengan tidak benar.
  • Pergelangan tangan (wrists) – pose downward facing dog (adho mukha svanasana), pose crane(bakasana) dan hand stand (Adho Mukha Vrksasana) memberikan tekanan yang amat besar pada pergelangan tangan. Hal ini menyebabkan rentan terjadinya keseleo apabila dilakukan terus menerus (dengan waktu yang lama) dan dengan posisi yang kurang benar. Bagi penderita CTS (carpal tunnel syndrome) sudah pasti harus menghindari posisi yang menggunakan pergelangan tangan à CTS adalah kondisi medis dimana syaraf di bagian lengan dan tangan terkompresi diakibatkan oleh penggunaan tangan.
  • Leher (neck) – pastikan leher dalam keadaan relax dengan posisi otot memanjang sebelum melakukan pose plough (halasana) dan shoulder stand (Salamba Sarvangasana).

Illustrasi diatas bukannya untuk menakuti anda untuk berlatih yoga. Karena sebetulnya latihan yoga akan memberikan keuntungan yang luar biasa kepada tubuh, kesehatan dan perkembangan diri. Tetapi ingat dengarkan tubuh anda dan jangan  memaksakan kehendak melakukan posisi  sulit tanpa mengetahui “alignment” yang benar dan tanpa di advis oleh guru/instruktur yoga yang kompeten.


Gerakan yoga juga membutuhkan konsentrasi agar harmonisasi tubuh, pikiran, dan jiwa, bisa maksimal. Tubuh akan berada dalam kondisi ideal jika harmonisasi berjalan sempurna. Yoga juga jangan dianggap rutinitas yang hanya membuat Anda tertekan. Karena itu, dimana pun Anda melakukan yoga, sebaiknya Anda memperhatikan faktor berikut ini:

Lakukan dengan benar
Erikar Lebang, praktisi yoga, mengatakan melakukan gerakan yoga yang benar artinya sesuai kaidah anatomi tubuh manusia. Asana Yoga, atau tingkatan ketiga dalam yoga yang paling mudah diaplikasikan pemula, berfungsi sempurna jika dilakukan dengan benar.

"Fokus Asana adalah alignment (kesejajaran) tubuh atau menempatkan sesuatu pada posisi yang tepat," papar Erik, begitu sapaannya, dalam talkshow "Healthy Relationship" di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dengan melakukan gerakan yoga secara tepat dan benar, fungsi atau manfaat akan efektif mengena pada fisik dan kesehatan Anda. Gerakan yoga bisa membantu sistem pernafasan, akan terasa manfaatnya jika gerakan dilakukan dengan benar.

Ikuti kelas yoga
Meski yoga bisa dipraktekkan sendiri, Anda perlu mempelajarinya lebih dahulu dengan bantuan personal trainer. Dalam melakukan gerakan yoga, Anda tak bisa sekadar mencapai posisi atau gerakan tertentu. Anda butuh pelatih yang mengawasi apakah gerakan sudah dilakukan dengan tepat dan benar. Jika tidak dilakukan dengan tepat, risikonya cedera. Menurut Erik, yoga termasuk aktivitas fisik yang paling sering menyebabkan cedera. Cari kelas yoga yang tidak terlalu banyak pesertanya. Maksimal 20 hingga 30 orang dengan bantuan asisten yang cukup untuk membantu Anda melakukan gerakan yang benar.

Pelatih yang tepat
Jika Anda termasuk pemula, dan memutuskan mengikuti kelas yoga, pastikan Anda memilih pelatih yang benar. Cari pelatih yang memberikan perhatian penuh terhadap gerakan Anda. Dengan begitu, Anda bisa mempelajari gerakan yoga dengan tepat. Untuk menemukan pelatih yang tepat, cari referensi bacaan tentang gerakan yoga, dan perhatikan bagaimana si pelatih mempraktekkannya. Caranya, Anda perlu melakukan survei kecil-kecilan sebelum memutuskan menyewa pelatih.
Gunakan alat bantu
Menurut Erik, Asana Yoga bukan hanya bisa dilakukan oleh orang dengan fleksibilitas tubuh tinggi. Karakter khas yoga adalah pengenalan diri, jadi tak perlu memaksakan diri untuk mencapai gerakan tertentu jika tubuh Anda tak cukup lentur. Anda bisa menggunakan alat bantu, misalkan kursi atau bantal (sesuai kebutuhan gerakannya). Menggunakan alat bantu tak lantas membuat gerakan tidak sempurna. Fokusnya adalah melakukan gerakan yang tepat dan benar.

Perhatikan durasi waktu
Jika bicara waktu, pelaku yoga yang baik adalah yang menganggap yoga sebagai gaya hidup dan kebutuhan, bukan sekadar rutinitas yang membebankan. Erik bahkan mengatakan melakukan yoga seperti memberikan hak atas tubuh untuk manfaat yang positif. Asana Yoga misalnya, bisa dilakukan dua jam di pagi hari, dan dua jam di sore hari. Atau bisa juga melakukannya di dalam kelas tiga kali seminggu, selama 1 - 1,5 jam per sesinya.
Setiap melakukan pose pada gerakan yoga, perhatikan juga durasi waktunya. Lakukan setiap pose minimal 30 detik untuk mendapatkan manfaat maksimal. Tentu saja durasi ini bergantung kepada kemampuan tubuh seseorang.
Namun Erik menegaskan, tubuh memiliki kecenderungan untuk menyerah setiap waktu. Jadi yakinkan, jika perlu paksakan tubuh untuk mencapai durasi waktu tersebut untuk melakukan gerakan sempurna dan benar.

Jeda waktu makanSeperti olahraga pada umumnya, jangan makan berat sebelum yoga. Perut yang tidak penuh dengan makanan akan memudahkan Anda melakukan gerakan dan mengatur pernafasan diafragma antara otot dada dan otot perut. Makanlah sekitar 2 jam sebelum melakukan yoga. Dan, jangan kalap segera menyantap makanan setelah yoga. Beri jeda 30 menit setelah yoga dan isi perut Anda dengan makanan sehat. Percuma saja tubuh bugar jika tidak didukung asupan makanan sehat.




Anda mungkin sering mendengar tentang manfaat yoga, tapi beberapa pose dari olahraga ini bisa menimbulkan cedera jika tidak dilakukan secara hati-hati. Berikut ini adalah lima cara yang bisa Anda lakukan untuk menhindari cedera saat berlatih yoga.
#1: Tubuh dalam keadaan baik
Yoga sebenarnya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki keadaan tubuh baik dan prima, bukan sebagai latihan untuk menyembuhkan cedera pada tubuh. Jika Anda punya cedera sebelumnya, seperti patah tulang, sebaiknya konsultasikan pada dokter terlebih untuk memastikan Anda boleh berlatih yoga.
#2: Percayakan pada sang ahli
Beberapa pose dalam yoga punya risiko tertentu, karena itu saat berlatih yoga, sebaiknya Anda selalu diawasi oleh mereka yang ahli yoga. Terutama untuk Anda yang masih amatir, lebih baik ikut dalam kelas yoga, karena sang instruktur biasanya akan membantu Anda melakukan pose-pose tertentu sekaligus mengatur napas yang benar.
#3: Jangan memaksakan diri
Jangan pernah memaksakan tubuh Anda untuk melakukan postur atau pose tertentu. Semuanya harus dilakukan bertahap dan selalu awali dengan pose yang sesuai dengan kemampuan Anda.
#4: Buat diri Anda nyaman
Ingatlah bahwa inti dari berlatih yoga adalah untuk relaksasi, maka siapkan segala hal yang dapat membuat Anda terasa nyaman. Selalu berlatih yoga tanpa alas kaki adalah kewajiban, selain itu gunakan busana olahraga yang nyaman, lembut, dan berbahan natural agar kulit mudah bernapas.
#5: Gunakan properti
Tidak ada salahnya menggunakan properti sebagai alat bantu Anda dalam berlatih yoga. Misalnya menggunakan balok atau kursi saat melakukan pose tertentu, apalagi jika Anda memiliki bagian pergelangan tangan yang lemah.

Senam Yoga Cukup 30 Menit Saja!


Latihan yoga hanya membutuhkan Anda 30 menit setiap hari. Siapkan tikar atau selimut untuk sesi latihanYoga, dan ruang olahraga kecil.
Anda mungkin akan terkejut ketika mengetahui bahwa tubuh Anda sebenarnya bisa melakukan hal yang tidak Anda pikirkan sebelumnya. Ambil berbagai Pose Yoga yang dapat membantu mencapai kesadaran diri, keseimbangan, dan kekuatan tingkat tinggi. Tujuh jenis utama dari gerakan tubuh Anda dapat membuat melalui latihan Yoga adalah fleksi, ekstensi, hiperekstensi, Abduksi, adduksi, rotasi, dan circumduction (sirkular-melingkar). Anda dapat melakukan kombinasi gerakan-gerakan ini untuk tubuh lebih kuat, lebih fleksibel, dan seimbang.
Yoga adalah salah satu cara yang baik untuk relaksasi. Hal ini dapat meringankan ketegangan di otot dan sendi tanpa mengalami kelelahan. Latihan Yoga juga dipercaya untuk membuat seorang terlihat lebih muda. Gerakan Yoga dasar yang terlibat dalam pose dan latihan akan memberikan kedamaian batin dan kesehatan.

Ini adalah beberapa hal yang perlu diingat sebelum melakukan Latihan Yoga:
  • Ketahui batas kemampuan tubuh Anda.
  • Jika Anda ingin menikmati kegiatan tersebut, jangan memaksakan diri terlalu keras. Ini juga bisa menghindari menyakiti diri sendiri dalam prosesnya.
  • Disarankan untuk memulai dengan guru sehingga Anda akan dipandu pada posisi yoga dasar. Jika itu tidak mungkin, buku, artikel di website atau video di Latihan Yoga dapat membantu Anda memulai yoga.
  • Berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mulai melakukan latihan, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.
Pose Asana Yoga biasanya mulai dalam bernapas perlahan dan dalam, pikiran Anda berkonsentrasi, dan membuat diri Anda fokus. Ingatlah bahwa gerakan tubuh dan pernapasan Anda harus dikoordinasikan hingga waktu yang mereka adalah satu dan sama. Napas Anda juga akan menjadi panduan Anda pada saat memulai atau menghentikan Latihan Yoga. Ketika melakukan pose, menahannya, dan hentikan itu, harus terus dilakukan dengan keanggunan dan rileks.

Tips Melakukan Yoga Secara Otodidak


Yoga berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti “persatuan antara pikiran dan tubuh”. Menurut kitab-kitab kuno, yoga adalah ilmu yang memungkinkan kita menjalani kehidupan yang harmonis melalui pengendalian pikiran dan tubuh.
Yoga bukanlah suatu aliran agama, melainkan suatu filosofi hidup. Yoga juga merupakan suatu ilmu dengan latar belakang ilmiah. Yoga dikenal secara universal tanpa batasan waktu dan tetap relevan hingga kini sejak dikembangkan 2000 tahun yang lalu. Yoga bahkan diyakini sebagai cara yang tepat untuk menjaga keseimbangan cara pandang kita dalam menghadapi tekanan hidup modern.
Yoga cukup populer karena memiliki berbagai efek terapi bagi pikiran dan tubuh. Jika dikuasai dengan baik, yoga dapat menenangkan pikiran yang terlalu letih serta mengalirkan energi fisik dan mental ke arah yang lebih baik. Karena yoga mengajarkan cara berkonsentrasi dan memusatkan pikiran, maka dapat memberikan efek seperti mengencangkan otot tubuh dan memperkuat organ-organ dalam. Yoga juga mengajarkan teknik bernafas yang benar dan cara memperoleh postur yang sempurna sehingga Anda dapat meningkatkan kekuatan tubuh.
Yoga dapat dipelajari oleh siapapun, baik melalui kursus latihan, maupun belajar otodidak melalui artikel atau buku panduan. Yoga dapat dilakukan di pagi hari setelah bangun tidur, sore hari, bahkan di malam hari, tergantung kepada kebutuhan dan kesibukan Anda.
Karena saya mempelajari yoga secara otodidak (melalui buku panduan), maka saya akan membagi tips kepada Anda yang ingin mencobanya secara otodidak juga.
1. Pastikan bahwa buku panduan Anda menampilkan banyak gambar dan instruksi yang jelas, karena tanpa panduan itu Anda tidak akan bisa memahami gerakan demi gerakan secara jelas.
2. Baca, pahami dan resapilah setiap bagian penjelasannya, baik itu untuk istilah-istilah yang digunakan, posisi-posisi rumit, peralatan, kondisi tubuh, dan sebagainya.
3. Jika Anda masih merasa ragu terhadap suatu hal yang tercantum di dalam buku panduan yoga tersebut, segera cari tahu informasinya di internet atau bertanya langsung kepada seseorang yang ahli yoga.
4. Patuhilah semua aturan yang diberikan dalam setiap bagian latihan dan bacalah kembali semua petunjuk latihan sebelum di mulai.
5. Jangan pernah melakukan gerakan secara tergesa-gesa/terburu-buru, memaksa atau pun menyentakkan tubuh ke arah mana pun.
6. Segera berhenti bila Anda merasa sakit atau terkilir.
7. Jangan melakukan yoga dalam kondisi perut yang penuh. Lakukan latihan yoga 1 jam setelah menyantap makanan ringan dan 4 jam setelah menyantap makanan berat.
8. Kenakanlah pakaian longgar, nyaman dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat.
9. Pilihlah tempat yang tenang dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
10. Berlatihlah tanpa menggunakan alas kaki di atas permukaan lantai yang datar.
11. Gunakanlah matras sebagai alat bantu untuk latihan.
12. Jika memungkinkan, putar juga video yang menampilkan tentang keseluruhan latihan agar dapat menjadi contoh yang lebih meyakinkan.
Di dalam buku yang saya pelajari, terdapat beberapa bab latihan yaitu latihan Bangun Pagi dan Pembangkit Energi adalah latihan yang dilaksanakan pada pagi hari. Latihan Penangkal Stress dapat dilakukan pada malam hari. Latihan Klasik danPeregangan Optimum dapat dilakukan kapan saja.
Sebelum memulai latihan, ada beberapa pelajaran dasar yang harus dipahami, baik yang melakukan yoga dengan kursus latihan mamupun secara otodidak. Pelajaran dasar yoga yaitu :
1. Sikap Tubuh
Sikap tubuh terbagi menjadi beberapa gerakan seperti berdiri tegak sempurna, duduk bersila dan duduk dengan bokong bertumpu di atas tumit.
2. Pernapasan
Teknik pernapasan merupakan bagian penting dari yoga, sehingga Anda akan dituntun untuk melakukan beberapa gerakan bernafas yang benar sesuai dengan gerakan latihannya.
3. Pemanasan
Anda harus melakukan gerakan pemanasan untuk mencegah terjadinya cedera pada kaki, urat daging dan otot. Pemanasan ini memisahkan bagian-bagian tubuh yang berbeda dan secara perlahan meregangkan kekakuan.
Pada tahap latihan pemanasan, biasanya saya sudah langsung berkeringat, tanda bahwa gerakan yang saya lakukan mulai diterima oleh tubuh dan terjadi proses metabolisme.
Latihan Bangun Pagi
Sebagian besar orang akan bangun dari tidurnya dengan cepat dan tergesa-gesa, biasanya karena bunyi alarm, bunyi sesuatu yang aneh, dibangunkan dengan cara yang mengagetkan, mimpi buruk, dan lain-lain. Sebaiknya, hal tersebut dihindari karena otot yang masih kaku akan mudah cedera dan terkilir.
Latihan ini selalu dimulai dengan gerakan yang meredakan ketegangan secara perlahan melalui peregangan ringan yang dikombinasikan dengan pernapasan yang benar. Mengingat tingkat energi di pagi hari yang rendah (karena baru bangun tidur) maka latihan ini juga di desain untuk memperlancar sirkulasi darah dan membangunkan serta memperkuat seluruh tubuh.
Latihan Pembangkit Energi
Prinsip latihan yoga adalah mengumpulkan energi dan bukan menghabiskannya. Hal tersebut bisa diperoleh dengan mengombinasikan pernapasan yang benar dengan latihan. Saat nafas dihembuskan dari diagfragma, kapasitas paru-paru meningkat sehingga lebih banyak oksigen yang masuk ke dalam darah.
Latihan ini terdiri dari banyak gerakan yang mengerakkan seluruh anggota tubuh, dari bagian kepala, tangan, kaki, pinggang, pinggul, hingga ke bokong dan tulang belakang. Semua gerakannya membuat jantung semakin berdetak kencang dan menghasilkan keringat yang lebih banyak lagi. Namun, harus tetap berhati-hati dalam melakukan gerakan agar tidak cedera.
Latihan Penangkal Stress
Ada beberapa bagian tertentu dari tubuh yang diserang stress, yaitu leher, bahu, punggung, perut dan kaki. Sebagai contoh, duduk atau berdiri dalam waktu yang lama dapat menyebabkan pergelangan kaki terkilir, kaki bengkak, sakit perut, gangguan pencernaan atau emosi yang tidak stabil. Tekanan pada leher dan bahu dapat menghambat peredaran darah ke otak dan mengakibatkan sakit kepala.
Latihan ini mengajarkan seni relaksasi dengan menyediakan posisi-posisi tertentu untuk melemaskan masing-masing kelompok otot. Latihan ini juga mengajarkan cara mengarahkan energi ke tubuh Anda sendiri untuk menciptakan rasa damai dan meningkatkan kemampuan konsentrasi.
Latihan Klasik
Latihan ini di desain khusus untuk meningkatkan stamina, kelenturan dan keluwesan serta membantu memfokuskan pikiran untuk meningkatkan konsentrasi. Gerakan-gerakan pada latihan ini banyak menampilkan tentang keseimbangan, karena keseimbangan berasal dari pikiran yang terfokus.
Beragam sikap tubuh yang dilakukan dalam waktu tertentu akan memaksa pikiran dan tubuh menjadi harmonis secara alami. Hasilnya adalah kestabilan pikiran dan ketenangan yang luar biasa. Latihan ini sangat menantang dan dinamis, karena gerakannya yang lumayan sulit.
Latihan Peregangan Optimum
Peregangan sangat baik untuk mendapatkan kebugaran yang menyeluruh. Dalam latihan ini, otot-otot diregangkan memanjang sampai batas maksimum. Teknik ini meningkatkan kekencangan dan mengikis lemak di sekeliling sel sehingga selulit berkurang dan bentuk tubuh menjadi lebih baik.
Latihan ini dapat memperbaiki siklus peredaran darah, menenangkan dan melemaskan sistem syaraf. Selain itu, peregangan merupakan cara terlembut untuk meredakan ketegangan dalam kelompok otot.
Ada beberapa gerakan yang memiliki efek khusus untuk memperbaiki kondisi tubuh yang kurang fit, seperti saya, yang sering mengalami senggugut (nyeri haid) jadi saya lebih terfokus pada beberapa gerakan seperti Peregangan Kucing Berdiri, Peregangan Kepala ke Lantai, Kobra dan tentu saja latihan Penangkal Stress.
Yoga menentang prinsip “tiada hasil tanpa kerja keras” (no pain no gain). Latihan yoga membuka sumbatan dan meningkatkan peredaran darah sehingga tubuh dapat berfungsi dengan baik bagaikan mesin mobil yang baru di service ulang. Filsafat energi dalam latihan yoga adalah “semakin sering Anda gunakan, semakin banyak yang akan Anda dapat”, hasilnya pasti dinamis dan positif.
So, apakah Anda sedang stress? Cobalah yoga :)
**Dari berbagai sumber

Penulis: Indra Handayani, Kompasiana.com